Momen lebaran selalu identik dengan momen mudik ke kampung halaman. Momen yang sangat dinanti, hingga perjalanan yang panjang dan terkadang membutuhkan waktu berhari-hari pun akan dilalui demi berkumpul bersama keluarga tercinta.
Di tengah euforia mudik lebaran yang berlangsung setiap tahun ini, salah satu fenomena yang umum terjadi adalah meningkatnya timbunan sampah. Pada 2025 misalnya, data dari Kementerian Lingkungan Hidup menunjukkan, timbunan sampah yang dihasilkan dari momen mudik saja mencapai kurang lebih 73 ribu ton. Timbunan ini dihasilkan pada sepuluh hari sebelum dan setelah lebaran. Sampah yang dihasilkan selama periode mudik ini biasanya didominasi oleh jenis sampah plastik dan sampah organik.
Baca juga: Ramadhan Makin Berkah dengan Minim Sampah
Mengantisipasi hal ini di momen mudik lebaran 2026, Kementerian Lingkungan Hidup telah mensosialisasikan Gerakan Mudik Minim Sampah. Sejumlah terminal yang menjadi pusat kedatangan maupun keberangkatan, diinstruksikan agar menyiapkan fasilitas pengolahan sampah yang memadai.
Gerakan Mudik Minim Sampah, pada dasarnya bisa kita mulai dari sendiri, dengan membangun kesadaran masing-masing. Kita bisa ikut mendukung gerakan ini dengan beberapa tips berikut:
Siapkan Kotak Makan Sendiri
Jika ingin membeli makanan selama dalam perjalanan, gunakan kotak bekal sendiri yang disiapkan dari rumah. Sebisa mungkin, hindari peralatan makan sekali pakai jika kita tidak memerlukannya. Makan di tempat dengan peralatan makan guna ulang juga merupakan pilihan yang tepat, ketimbang membawa makanan dengan kemasan sekali pakai.
Bawalah Botol Air Minum Isi Ulang (Tumbler)
Jangan lupa agar senantiasa menyiapkan botol air minum isi ulang (thumbler). Saat bekal air minum habis, kita bisa mengisinya di lokasi refill station. Hal ini bisa menghindarkan kita dari kebutuhan membeli air minum dengan kemasan plastik sekali pakai.
Bawalah Beberapa Tas Kain untuk Membawa Belanjaan
Jika butuh berbelanja di supermarket, hindari menggunakan kantong plastik. Gunakan tas belanjaan yang disiapkan sendiri dari rumah. Jika terpaksa menggunakan kantong plastik, maka sedapat mungkin gunakan ulang kantong plastik tersebut, misalnya untuk menyimpan pakaian kotor.
Bijaksana Dalam Memesan Makanan
Ketika memilih makan di tempat, sebaiknya pesanlah sebanyak yang mampu dihabiskan dan hindari memesan berlebihan. Namun jika masih ada makanan tersisa, sebaiknya jangan dibuang. Simpan di dalam wadah guna ulang yang dibawa dari rumah, agar bisa dikonsumsi kembali.
Bertanggungjawab Atas Sampah yang Dihasilkan Sendiri
Pilah dan buanglah sampah sesuai kategori yang tercantum di tempat sampah terpilah. Jangan lupa, siapkan satu kantong khusus untuk menyimpan sampah saat kita tidak menemukan tempat sampah terdekat.
Pilih Hampers dengan Kemasan Ramah Lingkungan
Jika ingin membeli hampers untuk kerabat saat mudik, sedapat mungkin pilihlah hampers yang menggunakan kemasan ramah lingkungan. Memang ini pilihan sulit, karena tidak semua produsen berkomitmen menggunakan kemasan produk yang ramah lingkungan. Atau, mungkin Anda bisa membuat kemasan hampers sendiri dari bahan-bahan daur ulang. Jangan lupa, ketika membeli hampers, pilihlah produk lokal untuk membantu perekonomian masyarakat setempat.
Mudik lebaran dapat menjadi momen positif untuk lingkungan. Dengan Langkah-langkah sederhana di atas, kita bisa mengurangi dampak buruk timbunan sampah. Lingkungan tetap bersih dan sehat, suasana mudik pun menjadi lebih berkesan dan nyaman.
Sari Marieyosse
Wakorbid Air dan Titik Titip Sampah – Akademi Bumi Lestari
Sumber referensi:
Reaksi Anda:




