Sambiloto (Andrographis paniculata) adalah herbal pahit yang dikenal membantu proses detoks alami tubuh dengan mendukung fungsi hati, pencernaan, dan daya tahan tubuh.

Koordinator Akademi Herbal Nusantara (AHN) Pusaka Indonesia, Ine Redjamat menuturkan bahwa mengonsumsi ekstrak daun sambiloto dapat memperpendek durasi penyakit dan mengurangi keparahan gejalanya. “Meski rasanya memang pahit, tapi terasa manis bagi badan karena kandungan berbagai senyawa aktifnya yang bisa membantu kesehatan dan daya tahan tubuh,” tutur Ine.

Baca juga: Lima Herbal Ampuh untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Detoks Bukan Menguras, Tapi Menyeimbangkan

Dalam tradisi jamu, pahit sering dikaitkan dengan proses pembersihan. Sambiloto bekerja secara bertahap, membantu tubuh:

  • meningkatkan fungsi hati sebagai organ detoks utama,
  • mendukung kerja ginjal dalam menyaring zat sisa,
  • serta menjaga keseimbangan mikroba di saluran cerna.

Menurut ahli herbal, dr. Prapti Utami, M.Si, sambiloto dapat mendukung peran hati sebagai organ detoksifikasi. “Support liver sebagai organ detoksifikasi dengan sambiloto, pahami dengan benar pemanfaatannya utk menjaga sel liver bekerja optimal,” ujarnya.

Kandungan Aktif Pendukung Detoks

Beberapa senyawa utama sambiloto yang berperan dalam proses detoks alami antara lain:

  • Andrografolida – mendukung perlindungan sel hati dan metabolisme zat asing.
  • Flavonoid & polifenol – membantu menangkal radikal bebas.
  • Saponin & tanin – mendukung keseimbangan pencernaan dan proses ekskresi.

Kombinasi senyawa ini membuat sambiloto kerap digunakan untuk membantu mengurangi beban kerja organ tubuh akibat pola makan tinggi gula, lemak, atau paparan toksin lingkungan.

Manfaat Sambiloto dalam Perspektif Detoks

  • Membantu fungsi hati dalam menetralisir zat toksik.
  • Mendukung pencernaan agar sisa metabolisme tidak menumpuk.
  • Membantu mengurangi peradangan ringan akibat kelelahan metabolik.
  • Mendukung daya tahan tubuh selama proses pemulihan

Ramuan Sederhana Sambiloto untuk Detoks Ringan

Bahan:

  • 2–3 lembar daun sambiloto segar
  • 1 batang kecil kayu manis
  • Air 400–500 ml

Cara membuat:
Rebus air hingga mendidih. Masukkan daun sambiloto dan kayu manis, kecilkan api, lalu rebus selama 10–15 menit. Angkat, saring, dan minum selagi hangat.
Dikonsumsi 1 kali sehari selama 3–5 hari.

Catatan Penting

Sambiloto bersifat kuat dan pahit. Tidak dianjurkan dikonsumsi berlebihan, terutama bagi ibu hamil, ibu menyusui, atau individu dengan kondisi medis tertentu tanpa pendampingan tenaga kesehatan atau herbalis. Proses detoks terbaik tetap berasal dari gaya hidup seimbang: pola makan sehat, asupan air cukup, istirahat berkualitas, dan pengelolaan stres.

 

Kadek Ayu Rinawati
Kader Pusaka Indonesia Wilayah Bali

Reaksi Anda:

Loading spinner