Momen kumpul keluarga saat perayaan besar seperti Hari Raya Idul Adha menjadi kesempatan untuk mempererat kebersamaan dan kehangatan. Sudah menjadi tradisi, momen hari raya berarti terhidangnya berbagai makanan yang menggugah selera. Yang menjadi bintang utama di atas meja makan biasanya olahan daging dengan berbagai resep istimewa seperti rendang, gulai, semur daging, hingga sate.
Namun, di balik berbagai hidangan lezat tersebut, masalah pencernaan akan mudah menghampiri jika kita kalap dan makan dengan porsi yang tidak terkontrol. Hal ini dapat menyebabkan sistem pencernaan kaget dengan berbagai jenis hidangan, serta porsi dan durasi makan yang lebih banyak dibandingkan hari-hari biasa. Maka masalah pencernaan pun kadang kala muncul, seperti perut terasa penuh, kembung, mual, hingga nyeri di bagian ulu hati.
Agar momen silaturahmi yang penuh sukacita bersama keluarga dan kerabat dapat berjalan dengan menyenangkan, maka disarankan untuk tetap menjaga keseimbangan asupan makanan dengan mengatur porsi makan, latihan makan berkesadaran dengan mengunyah sampai halus, minum air putih 30 menit sebelum makan untuk membantu rasa kenyang lebih cepat dan pengendalian jumlah makan, serta bisa diselingi dengan minum jamu yang dapat membantu pencernaan lebih lega.
Beberapa jenis herbal yang dapat diolah untuk kesehatan pencernaan adalah kunyit (Curcuma longa), jahe gajah (Zingiber officinale), serai (Cymbopogon citratus), dan lemon (Citrus limon). Kandungan kurkumin pada kunyit, mampu menstimulasi kantung empedu untuk melepaskan cairan ke saluran pencernaan, yang memicu pemecahan lemak sehingga lebih mudah diserap tubuh. Proses ini mencegah rasa begah setelah makan makanan berlemak. Di samping itu, kurkumin juga dapat mengobati kondisi inflamasi dan radang usus.
Sementara itu, jahe diketahui kaya dengan kandungan gingerol dan shogaol yang juga efektif untuk menjaga kesehatan pencernaan. Kandungan dalam jahe dapat merangsang produksi enzim pencernaan dan meningkatkan pergerakan usus. Di samping itu, jahe juga dikenal ampuh dalam pengobatan kardiovaskular. Senyawa aktifnya mampu meningkatkan sirkulasi darah dan menjaga tekanan darah tetap stabil.
Sedangkan serai, dengan kandungan flavonoid, fenolik, saponin, antioksidan, serta vitamin dan mineralnya, dipercaya mampu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Serai juga memiliki efek karminatif yang membantu meredakan perut kembung, gas, dan efek gangguan pencernaan lainnya.
Lemon dengan kandungan vitamin C yang cukup tinggi, mampu mencegah oksidasi kolesterol di dalam darah. Lemon mengandung serat larut yang dapat membantu meningkatkan fungsi pencernaan serta meredakan sembelit dan gas. Jika dipadukan dengan jahe atau kunyit, maka manfaat lemon dapat lebih optimal.
Baca juga: Asam Lambung: Berkah atau Musibah?
Resep berikut, dapat dicoba secara mandiri di rumah untuk memastikan pencernaan anggota keluarga tetap sehat.
Jamu Atasi Perut Kembung
Bahan:
- Kunyit 5 ruas, iris tipis
- Jahe 3 ruas, memarkan
- Serai 3 batang, memarkan
- Lemon/Jeruk nipis secukupnya
- Madu/gula aren secukupnya
- Air 400 ml
Cara membuat:
Didihkan air terlebih dahulu, setelah itu masukkan kunyit, jahe, dan serai. Biarkan mendidih selama 15-30 menit dengan api kecil. Tutup panci dan matikan kompor. Setelah hangat, saring, tambahkan madu/gula aren dan jeruk nipis, lalu siap diminum.
Jamu Anti Mual Muntah
Bahan:
- Jahe 2 ibu jari, kupas memarkan
- Gula aren secukupnya
- Air 400 ml
Cara membuat:
Didihkan air terlebih dahulu, setelah itu masukkan jahe. Biarkan mendidih selama 15-30 menit dengan api kecil. Tutup panci dan matikan kompor. Tambahkan gula aren dan minum saat masih hangat.
Baca juga: Minuman Herbal untuk Pelengkap Jamuan di Hari Raya
Kesehatan pencernaan penting untuk diperhatikan, dengan memastikan apa yang dikonsumsi dan bermanfaat bagi tubuh, serta mengatur jadwal makan dan porsinya agar tidak berlebihan. Asupan yang seimbang perlu diimbangi dengan cukup minum air putih untuk membantu proses pencernaan tetap lancar. Selain itu, kebiasaan mengkonsumsi jamu dan menerapkan pola hidup sehat seperti rutin berolahraga dan istirahat cukup juga dapat membantu menjaga sistem pencernaan tetap optimal.
Temukan resep minuman herbal lainnya dalam buku Jamu: Resep Kuna untuk Kesehatan Manusia Modern yang diterbitkan Pusaka Indonesia.
Ni Kadek Ayu Rinawati
Kader Pusaka Indonesia Wilayah Bali
Reaksi Anda:




